Rabu, 31 Agustus 2016
Puisi
Puisi Aku dan Kamu
Hati terkesiap ketika kau pergi
Jiwa mengurung berhenti berlari
Dan ketika kamu terus berjalan menjauh
Terasa hening menyeruak rindu
Tangan lembutnya masih terasa dingin di tanganku
Biarkan rasa hatiku kau ambil
Kemudian kau hancurkan
Sebelum aku berubah membencimu
Rintikan air mata karena aku tak bisa melepasnya
Ingatlah bahwa aku belum membencimu
Andai kau datang kembali
Jawabanku akan tetap sama seperti saat ini
Ketika kau berbalik kembali
Kuyakin kau akan berlari
Tapi suara deru wanita
Membuat kau terus melangkah meninggalkanku
Aku akan tetap berdiri
Sampai kau menyadari hatiku ini
Ketegaran pasti akan menang
Dan itu akan kutancapkan dalam jiwa
Bahwa kau dan aku akan kembali

0 Response to "Puisi Aku dan Kamu"
Posting Komentar